Uncategorized

The Rise of Eco-Tourism in Indonesia's New Capital: Discovering the Hidden Gems of Nusantara

Raffasya Guntur
Raffasya Guntur 24 Aug 2026 • 4 Menit Baca
The Rise of Eco-Tourism in Indonesia's New Capital: Discovering the Hidden Gems of Nusantara

Daftar Isi

Nusantara, ibu kota baru Indonesia, menawarkan pesona ekowisata yang luar biasa. Dari hutan hujan tropis, air terjun tersembunyi, hingga budaya lokal, temukan hidden gems yang wajib kamu kunjungi. Baca panduan lengkapnya di sini!

Halo, Sobat Jelajah! Siapa yang sudah mendengar tentang Nusantara, ibu kota baru Indonesia? Kalau kamu pikir ibu kota baru cuma soal gedung pemerintahan dan perkantoran, tunggu dulu. Nusantara ternyata menyimpan segudang hidden gems ekowisata yang bikin liburanmu makin berkesan. Di artikel ini, kita bakal ngulik bareng-bareng tentang tren ekowisata yang lagi naik daun di Nusantara dan spot-spot cantik yang wajib masuk bucket list kamu. Yuk, simak!

Mengapa Ekowisata di Nusantara Populer?

Nusantara dirancang sebagai kota hijau yang berkelanjutan. Lokasinya yang berada di Kalimantan Timur dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang masih perawan. Pemerintah dan masyarakat lokal berkomitmen menjaga keseimbangan alam sekaligus mengembangkan pariwisata ramah lingkungan. Kombinasi antara alam yang masih asri dan visi kota masa depan membuat ekowisata di sini makin dilirik wisatawan. Gak cuma itu, konsep ekowisata juga didukung oleh berbagai komunitas dan penginapan eco-friendly yang siap memanjakanmu tanpa merusak alam.

Hidden Gems Nusantara yang Wajib Dikunjungi

Bicara soal hidden gems, Nusantara punya banyak banget spot yang belum banyak diketahui orang. Mulai dari hutan, air terjun, sampai wisata budaya. Penasaran? Ini dia daftarnya!

Hutan Hujan Tropis dan Keanekaragaman Hayati

Sebagai paru-paru dunia, hutan hujan tropis di sekitar Nusantara adalah surga bagi pecinta alam. Kamu bisa trekking menyusuri hutan dan berjumpa dengan berbagai flora endemik seperti anggrek hitam, serta fauna seperti bekantan dan orangutan. Jangan lupa bawa kamera, ya! Terdapat beberapa jalur ekowisata yang dikelola langsung oleh warga setempat, seperti di Semboja dan Sepaku. Selain menikmati alam, kamu juga ikut mendukung perekonomian masyarakat sekitar.

Sungai dan Air Terjun Tersembunyi

Kalau kamu suka suasana air yang menenangkan, ada beberapa sungai dan air terjun tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan. Misalnya, Air Terjun Sapta Hutabarat yang masih sangat alami dengan air yang jernih. Ada juga Sungai Riko yang bisa dijelajahi dengan perahu kecil sambil menikmati pemandangan kanopi hijau. Aktivitas ini cocok banget buat kamu yang ingin melepas penat dan berbaur dengan alam.

Wisata Budaya dan Komunitas Lokal

Ekowisata nggak melulu soal alam, lho. Di Nusantara, kamu bisa belajar tentang budaya Dayak melalui kunjungan ke desa adat. Mulai dari tarian tradisional, tenun, hingga upacara adat yang sakral. Kamu bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan merasakan keramahan mereka. Pendapatan dari pariwisata ini biasanya digunakan untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Tips Berwisata Ramah Lingkungan di Nusantara

Biar liburanmu makin berdampak positif, ini dia beberapa tips ekowisata yang perlu kamu perhatikan:

  • Bawa botol minum dan tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
  • Gunakan pemandu wisata lokal untuk mendukung ekonomi setempat.
  • Ikuti aturan dan jalur yang sudah ditentukan di setiap destinasi.
  • Jangan memberi makan hewan liar, biarkan mereka hidup alami.
  • Gunakan jasa penginapan yang sudah tersertifikasi ramah lingkungan.
  • Pilih transportasi umum atau sewa kendaraan berbasis listrik jika memungkinkan.

FAQ Seputar Ekowisata di Nusantara

Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang ekowisata di Nusantara:

Apa waktu terbaik untuk berkunjung ke Nusantara?

Secara umum, waktu terbaik adalah saat musim kemarau, yaitu antara Juni hingga September. Cuaca lebih cerah dan jalur trekking tidak licin. Namun, jika kamu ingin melihat suasana hijau yang lebih segar, musim hujan pun tetap menarik asalkan tetap waspada.

Bagaimana cara mencapai Nusantara?

Nusantara dapat diakses melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar 2–3 jam. Alternatif lain, ada juga akses melalui Samarinda. Pastikan untuk menyiapkan transportasi yang nyaman.

Apakah ekowisata di Nusantara ramah untuk keluarga?

Tentu saja! Banyak destinasi ekowisata yang ramah anak, seperti taman hutan dan pusat penangkaran satwa. Pastikan kamu memilih aktivitas yang sesuai dengan usia anak dan selalu perhatikan keselamatan.

Bagaimana saya bisa ikut berkontribusi pada pelestarian alam?

Dengan memilih paket ekowisata yang dikelola masyarakat, kamu sudah membantu perekonomian lokal. Selain itu, kamu juga bisa berdonasi ke yayasan konservasi yang bekerja di area Nusantara atau ikut dalam program penanaman pohon.

Nah, itu dia serba-serbi ekowisata di Nusantara. Jangan ragu untuk merencanakan liburanmu ke sana. Selain dapat pengalaman yang nggak terlupakan, kamu juga jadi bagian dari gerakan wisata berkelanjutan. Sampai jumpa di petualangan berikutnya!

Bikin Rute Liburanmu Sendiri di Ulyn!

Terinspirasi? Yuk buat itinerary cerdas kamu sekarang cuma dalam hitungan detik. Gratis dan praktis!

GAS BUAT RUTE JALAN-JALAN!
ULYN

Concierge AI Eksklusif

Online
Suara

Riwayat

Memuat riwayat...

Mode Tamu: Riwayat ini hanya sementara di perangkat ini.

SIMPAN PERMANEN